Monday, July 8, 2019

RPP KIMIA KD 3.1 HAKIKAT ILMU KIMIA



 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


Nama Sekolah                  : SMA N 3 MALANG
Mata Pelajaran                 : Kimia
Kelas/Semester               : X/1
Materi Pokok                    : Hakikat dan Peran Kimia dalam kehidupan serta Metode Ilmiah
Alokasi Waktu                  : 6 JP (2 x pertemuan)

A.       Kompetensi Inti/KI
Kompetensi Sikap Spiritual yaitu, “Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu, “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif,dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalampergaulan dunia”.
KI 3:   Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4:   Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

B.        Kompetensi Dasar/KD dan Indikator Pencapaian Kompetensi/IPK
Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.1   Menjelaskan metode ilmiah, hakikat ilmu Kimia, keselamatan dan keamanan  di laboratorium, serta peran kimia dalam kehidupan






3.1.1    Mengidentifkasi berbagai produk yang mengandung bahan kimia dalam kehidupan sehari-hari
3.1.2    Menjelaskan hakikat ilmu kimia melalui fenomena-fenomena dalam kehidupan sehari-hari
3.1.3    Menjelaskan peran ilmu kimia dalam perkembangan ilmu lain dan peran kimia dalam menyelesaikan masalah global.
3.1.4    Mengidentifikasi alat-alat laboratorium kimia dan fungsinya
3.1.5    Mengidentifikasi beberapa bahan kimia dan sifatnya
3.1.6    Menjelaskan cara kerja ilmuwan kimia dalam melakukan penelitian dengan menggunakan metode ilmiah
3.1.7    Menjelaskan prosedur standar tentang keselamatan dan keamanan kimia di laboratorium.

4.1      Menyajikan hasil rancangan
            dan hasil percobaan ilmiah
4.1.1    Membuat rancangan percobaan kerja ilmiah untuk menentukan variabel bebas, terikat dan terkontrol.
4.1.2    Menyajikan hasil rancangan dan percobaan ilmiah.
4.1.3    Melakukan percobaan ilmiah terkait kerja ilmiah untuk menentukan variabel bebas, terikat dan terkontrol
4.1.4    Menyajikan peran ilmu Kimia dalam kehidupan.


C.        Tujuan Pembelajaran
Melalui diskusi, tanya jawab, penugasan, presentasi dan penugasan, peserta didik dapat menjelaskan metode ilmiah, hakikat ilmu Kimia, keselamatan dan keamanan  di laboratorium, dan peran kimia dalam kehidupan, serta menyajikan hasil rancangan dan percobaan ilmiah dari masalah kontekstual, sehingga peserta didik dapat menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya, mengembangkan sikap jujur, peduli, dan bertanggung jawab, serta dapat mengembangankan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, berkolaborasi, berkreasi (4C).

D.       Materi Pembelajaran
·         Faktual :
Permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan produk-produk kimia dalam kehidupan, peran kimia dalam perkembangan  ilmu lain serta Artikel tentang hakikat ilmu kimia, metode ilmiah dan keselamatan kerja di laboratorium
·         Konseptual :
Hakikat ilmu kimia adalah mempelajari materi, meliputi sifat-sifat,  susunan,  struktur dari materi, serta perubahan materi dan perubahan energi yang menyertainya.
Metode ilmiah adalah langkah-langkah sistematis dalam proses percobaan ilmiah.
·         Prosedural :
Melakukan kerja ilmiah mulai dari merancang dan menyajikan hasil percobaan


E.        Pendekatan/Model/Metode Pembelajaran
Model pembelajaran            : PBL
Metode                                       : diskusi, tanya jawab, presentasi dan penugasan

F.        Media/Alat dan Bahan Pembelajaran
1.         Media/Alat
·         Laptop
·         LCD
·         Papan tulis
·         spidol
·         Alat dan bahan percobaan proses pelarutan gula
2.         Bahan Belajar
·           Unit Kegiatan Belajar/UKBM KIM-3.1/4.1/1/1-1

G.       Sumber Belajar
·         Rahardjo, Budi, dkk. 2013. Buku Siswa Kimia X. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
·         Susilowati, Endang; Harjani, Tarti. 2013. Kimia 1. Solo: PT. Wangsa Jatra Lestari
·         Sufiaty, Any, Damari, dan Ari. 2014. Bupena Kimia SMA/MA Kelas X. Jakarta : Erlangga
·         Lingkungan setempat

H.       Langkah-Langkah Pembelajaran
Pertemuan ke 1 (3 x 45 Menit)
1.    Pendahuluan
Tahapan
Kegiatan
Waktu
Pendahuluan

·      Menciptakan suasana kelas yang religius dengan memulai pembelajaran dengan berdo’a (PPK : religius)
·      Memeriksa kehadiran peserta didik dengan menyebutkan 30 unsur pertama, memeriksa kebersihan dan kerapian peserta didik, kelas dan kesiapan kelas memulai pembelajaran
·      Mereview pelajaran pada pertemuan pada saat SMP.
“Masih ingatkah kalian tentang materi zat aditif di SMP?”
·      Memotivasi peserta didik dan memberikan orientasi terhadap materi
Setiap orang pasti menginginkan untuk bisa hidup sehat. Baik itu dicapai dengan cara mengkonsumsi makanan yang sehat, minuman sehat, pola hidup yang sehat atau dengan melakukan olahraga secara rutin setiap harinya. Untuk bisa memulai hidup sehat kita harus bisa menghindari penyebab yang membuat tubuh kita menjadi sarang penyakit. Faktor penyebab yang terbanyak adalah dari makanan dan lingkungan tempat tinggal kita, dimana rentan sekali penyebaran penyakit terjadi yang kemudian berefek yang sangat fatal pada tubuh kita meski kita baru akan menyedarinya setelah sekian lama mengendap dalam tubuh kita. Beberapa jenis produk yang ada dalam kehidupan keseharian kita yang mengandung bahaya bagi kesehatan tubuh kita antara lain makanan dan minuman instan, pemutih pakaian dan spray pengharum atau obat nyamuk.
Sumber: http://americangraphicboard.com/hidup-sehat-tanpa-bahan-kimia/ 07-01-2017diakses tanggal 25-02-2017 jam 10.00WIB

·      Menyampaikan tujuan pembelajaran
Menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai, yaitu peserta didik dapat menjelaskan hakikat ilmu kimia melalui fenomena-fenomena dalam kehidupan sehari-hari dan mendiskusikan peran ilmu kimia dalam perkembangan ilmu lain kehidupan  serta dalam menyelesaikan masalah global
·      Menginformasikan alur proses pembelajaran (strategi, model pembelajaran) dan teknik penilaian.
·      Peserta didik dikelompokkan secara heterogen.
10’
Kegiatan Inti
·         Fase 1
(Orientasi peserta didik kepada masalah)
Ø  Peserta didik mengamati masalah kontekstual yang diberikan oleh guru terkait hakikat ilmu kimia melalui pengamatan fenomena-fenomena di sekitar kita (UKB1.01 kegiatan1)
Ø  Peserta didik dapat mendiskusikan peran ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari (UKB1.01 kegiatan2)
Ø  Diberikan UKBM KIM-3.1/4.1/1/1-1 lihat pada kegiatan belajar 1 dan kegiatan belajar 2.

·         Fase 2
(Mengorganisasikan peserta didik)
Ø  Peserta didik melakukan diskusi kelompok kegiatan belajar 1  tentang hakikat ilmu kimia dan kegiatan belajar 2 tentang peranan ilmu kimia

·         Fase 3
(membimbing penyelidikan individu dan kelompok)
Ø  Membantu peserta didik mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang terdapat pada kegiatan belajar 1 dan kegiatan belajar 2.
Ø  Mendorong peserta didik untuk mengumpulkan informasi yang sesuai untuk memecahkan permasalahan yang diberikan
Ø  Memberikan bantuan berupa penggalian informasi yang diperlukan atau yang terdapat dalam masalah tersebut.
Ø  Informasi-informasi yang diharapkan ditemukan oleh peserta didik seperti hakikat ilmu kimia dan peran ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari yang terdapat pada masalah tersebut.
·         Fase 4
(mengembangkan dan menyajikan hasil karya)
Ø  Membantu peserta didik dalam merencanakan dan menyiapkan hasil diskusi/penyelidikan berupa hakikat ilmu kimia dan peran ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari melalui pembuatan poster sederhana peranan ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari.
·         Fase 5
(menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah)
Ø  Mengevaluasi hasil penyelidikan peserta didik dengan diskusi klasikal untuk diberikan masukan oleh seluruh kelas
Ø  Menyimpulkan hasil diskusi terkait hakikat ilmu kimia dan peran ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari.

115’
Penutup
a)        Guru bersama-sama peserta didik membuat kesimpulan/rangkuman
b)   Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang dilaksanakan secara konsisten dan terprogram.
Surat Al-Hadid ayat 25 yang sebagian ayatnya memiliki arti sebagai berikut:
“…..Dan Kami turunkan besi yang kepadanya diberikan kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi kehidupan manusia”.
(PPK : Religius)
·         Menyadari pentingnya menjaga lingkungan.
c)   Memberikan tes tertulis dalam bentuk quis.
d)   Memberikan penugasan
e)   Menyampaikan pembelajaran selanjutnya yaitu metode ilmiah dan keselamatan kerja.
f)    Menyampaikan salam penutup.

10’

Pertemuan ke-2 (3 x 45 Menit)
Tahapan
Kegiatan
Waktu
Pendahuluan

·         Menyiapkan kondisi peserta didik untuk mengikuti pembelajaran, seperti menanyakan kabar dan mengabsen peserta didik
·         Sebagai apersepsi untuk mendorong rasa ingin tahu dan berpikir kritis, guru mengajukan pertanyaan tentang apa saja alat dan bahan kimia yang ada di laboratorium
·         Guru  memotivasi siswa dengan menunjukkan gambar dan lambang- lambang yang biasanya tercantum dalam label bahan kimia serta menunjukkan alat-alat yang ada di laboratorium
·         Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai
·         Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan pembelajaran, memberikan orientasi terhadap materi yang akan dipelajari
“ Dalam kehidupan sehari – hari senyawa asam dan basa banyak dijumpai. Mulai dari makanan, minuman, produk rumah tangga , tubuh manusia dan hewan, hingga suku cadang kendaraan bermotor. Secara umum asam adalah suatu zat yang mempunyai rasa masam, bersifat korosif terhadap logam, dan dapat mengubah kertas lakmus biru menjadi merah. Sementara itu, basa adalah zat yang mempunyai rasa pahit, bersifat kaustik, dan dapat mengubah kertas lakmus merah menjadi biru. Untuk mengetahui sifat asam atau basa dari suatu zat yang aman dikonsumsi, seperti jeruk dan pare kita dapat mencicipinya. Namun, bagaimana jika bahan atau zat tersebut bersifat racun atau berbahaya jika tertelan. Bagaimana cara mengidentifikasi sifat asam atau basa bahan tersebut? Buatlah sebuah rancangan percobaan mengenai kandungan sifat asam atau basa suatu zat yang Anda temukan di lingkungan tempat tinggal Anda. Ajukan rancangan penelitian mengenai cara mengidentifikasi sifat asam atau basa suatu zat. Setelah itu, lakukan penelitian sesuai hasil rancangan Anda. Selanjutnya sajikan hasil penelitian Anda dalam bentuk laporan.

·         Peserta didik dikelompokkan secara heterogen

10’
Kegiatan Inti
·         Fase 1
(Orientasi peserta didik kepada masalah)
Ø  Peserta didik mengamati masalah kontekstual yang diberikan oleh guru terkait dengan rancangan dan hasil percobaan ilmiah
Ø  Diberikan UKB 1, lihat pada kegiatan belajar 4

·         Fase 2
(Mengorganisasikan peserta didik)
Ø  Peserta didik melakukan diskusi kegiatan belajar 4
·         Fase 3
(Membimbing penyelidikan individu dan kelompok)
Ø  Membantu peserta didik mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang terdapat pada kegiatan belajar 4
Ø  Mendorong peserta didik untuk mengumpulkan informasi yang sesuai untuk memecahkan permasalahan yang diberikan
Ø  Memberikan bantuan berupa penggalian informasi yang diperlukan atau yang terdapat dalam masalah tersebut.
Ø  Informasi-informasi yang diharapkan ditemukan oleh peserta didik seperti variabel-variabel yang terdapat pada masalah tersebut
·         Fase 4
(mengembangkan dan menyajikan hasil karya)
Ø  Membantu peserta didik dalam merencanakan dan menyiapkan hasil diskusi/penyelidikan berupa rancangan percobaan dan laporan hasil percobaan identifikasi sifat asam dan basa.
·         Fase 5
(menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah)
Ø  Mengevaluasi hasil penyelidikan peserta didik dengan diskusi klasikal untuk diberikan masukan oleh seluruh kelas.
Ø  Menyimpulkan hasil diskusi terkait dengan rancangan dan hasil percobaan ilmiah

115’
Penutup
g)        Guru bersama-sama peserta didik membuat kesimpulan/rangkuman
h)   Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang dilaksanakan secara konsisten dan terprogram.
Surat Al-Hadid ayat 25 yang sebagian ayatnya memiliki arti sebagai berikut:
“…..Dan Kami turunkan besi yang kepadanya diberikan kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi kehidupan manusia”.
(PPK : Religius)
·         Menyadari pentingnya menjaga lingkungan.
i)     Memberikan tes tertulis dalam bentuk quis.
j)     Memberikan penugasan
k)   Menyampaikan pembelajaran selanjutnya yaitu metode ilmiah dan keselamatan kerja.
l)     Menyampaikan salam penutup.

10’

I.          Penilaian Proses dan Hasil Pembelajaran
a.     Jenis/teknik penilaian : Tes, Non Tes
b.   Bentuk instrumen              : 
v  Tes                         :  Tes lisan, uraian, tes pilihan ganda
v  Non Tes               :  Format Penilaian Diskusi, praktik, proyek dan produk
c.  Prosedur penilaian
No.
Aspek yang dinilai
Teknik Penilaian/bentuk instrumen
Waktu Penilaian
1.
Sikap
Observasi (jurnal guru mata pelajaran, penilaian diri)
Saat proses dan akhir pembelajaran.
2.
Pengetahuan
.
Tes tertulis (Quis) berupa soal pilihan ganda
penugasan (tugas mandiri mengerjakan soal

Akhir pembelajaran
3.
Keterampilan


Unjuk Kerja
Percobaan proses pelarutan gula

Produk
Membuat poster tentang peranan ilmu kimia dalam hal menjaga lingkungan

Portofolio
Lembar UKBM KIM-3.1/4.1/1/1-1 yang dikerjakan oleh peserta didik.


Saat proses pembelajaran berlangsung


4.
Remedial
a.      Pembelajaran remedial dilakukan bagi peserta didik yang capaian KD nya belum tuntas
b.     Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui remidial teaching (klasikal), atau tutor sebaya, atau penugasan dan diakhiri dengan tes.
c.      Tes remedial, dilakukan sebanyak 3 kali dan apabila setelah 3 kali tes remedial belum mencapai ketuntasan, maka remedial dilakukan dalam bentuk penugasan tanpa tes tertulis kembali.


5.
Pengayaan
a.     Bagi peserta didik yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan pembelajaran pengayaan sebagai berikut:
-          Peserta didik yang mencapai nilai  diberikan materi masih dalam cakupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan
-          Peserta didik yang mencapai nilai  diberikan materi melebihi cakupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan.


RPP KIMIA KD 3.1 HAKIKAT ILMU KIMIA

  RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama Sekolah                   : SMA N 3 MALANG Mata Pelajaran                  : Kim...